Why Orangutan?

COP

Orangutan adalah satwa endemik (asli) Indonesia yang tinggal di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Di Sumatera dan Kalimantan, indikator hutan sehat adalah adanya orangutan. Keberadaan orangutan di hutan juga menunjukkan keberadaan satwa liar lain. Sehingga jika orangutan tidak ada, otomatis habitatnya sudah rusak atau hilang.

Penularan penyakit dari hewan ke manusia sangat mudah terjadi. 97% DNA orangutan mirip manusia, sehingga banyak penyakit bisa saling menularkan. Misalnya TBC, diare, hepatitis, malaria, dan lain sebagainya.

Orangutan memiliki obat-obatan alami yang banyak terdapat di alam. Tumbuhan tertentu yang dimakan orangutan juga bisa menjadi obat untuk manusia. Jika orangutan dan hutan hilang, maka manusia akan kehilangan semua sumber dan obat itu sendiri.

Orangutan di Indonesia dilindungi Undang-undang No. 5 tahun 1990 mengenai Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, karena orangutan adalah satwa yang terancam punah.

Maka, melestarikan orangutan dan hutan berarti mempertahankan peradaban manusia.