SOUND FOR ORANGUTAN DI JOGJA TV

12046707_10156240031820094_4927518994135997437_n

Ini dia ketua Sound For Orangutan Yogya 2015, Shinta Permata. Ngak nyangka, di tangan-dinginnya membawa impian 13 (ketigabelas) orangutan di Pusat Rehabilitasi Orangutan COP Labanan terlaksana di Liquid Cafe, kota Gudeg ini. Ya tentu saja event musik amal yang tidak sekedar hingar bingar. Ini adalah event musik yang penuh dengan alasan kenapa kita harus datang. Karena seluruh keuntungan dari acara musik ini, akan dipergunakan untuk tiga belas orangutan yatim yang memimpikan hidup sebagai orangutan liar.

Pengisi acara SFO 2015 tak putus-putus nya menyuarakan perlindungan orangutan. Seperti band punk Miskin Porno dengan lagu Sawit Brengseknya, menghentak lantai Liquid Cafe pada 13 Oktober 2015 yang lalu. FSTVLST berulang kali mengajak penonton untuk melihat kenyataan yang dihadapi orangutan di alamnya. Broken Rose, Sri Plecit dan Down For Life semakin menghidupkan suasana acara musik amal yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Yogyakarta oleh orangufriends. Melalui penata cahaya yang membangun suasa Cafe dan ditutup band Seringai, membuat para pengunjung bersemangat meninggalkan Liquid Cafe untuk menyuarakan kembali fakta orangutan di Indonesia pada teman-temannya.

Senang atas kerjasamanya para media partner Geronimo FM, Kedaulatan Rakyat, RBTV, Jogja TV, Pamityang2an radio, dan Kanal Tigapuluh yang semakin meluaskan berita tentang Sound For Orangutan 2015 ini.

Terimakasih atas donasi dari Liquid Cafe, Beer Bintang, Lali Jungkatan, Lotek Bu Bagyo, TFT, Starcross dan Nimco. Serta 700 pengunjung yang membeli tiket SFO 2015, juga yang membeli lelang merchandise. Tentu saja kerja keras keluarga besar orangufriends Yogya yang tak kenal lelah, bahu membahu mensukseskan Sound For Orangutan 2015 ini menjadikan pengalaman luar biasa malam itu.

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply