12049582_1108102379200445_8944321722418393492_n

RANTAI PUN LEPAS DARI OWA, SAAT KITA PEDULI

Elin Alvita adalah anggota Orangufriends Banjarbaru yang juga merupakan alumni COP School Batch #5. Berangkat dari keprihatinannya melihat rendahnya kesejahteraan tiga monyet ekor panjang, dua beruk, satu Owa Kalimantan dan satu bangau Tongtong di Taman Van Der Pijl Banjarbabaru, Elin [...]

12046707_10156240031820094_4927518994135997437_n

SOUND FOR ORANGUTAN DI JOGJA TV

Ini dia ketua Sound For Orangutan Yogya 2015, Shinta Permata. Ngak nyangka, di tangan-dinginnya membawa impian 13 (ketigabelas) orangutan di Pusat Rehabilitasi Orangutan COP Labanan terlaksana di Liquid Cafe, kota Gudeg ini. Ya tentu saja event musik amal yang tidak [...]

12072539_10207494490977400_7135823918320352312_n

SFO YOGYA AJAK YANG MUDA PEDULI ORANGUTAN

Sound for Orangutan 2015 Yogyakarta sudah berlalu. Dentum musik masih melekat di telinga. Kerja keras bersama orangufriends Yogyakarta selama tiga bulan terakhir membuahkan hasil. 700 tiket yang terjual malam itu, memenuhi kedua lantai Liquid Cafe, Sleman, Yogyakarta. Hari yang luar [...]

12002862_1104779436199406_2650123689830106261_n

SOUND FOR ORANGUTAN 2015 BANJARBARU

Halo Borneo, tahun ini selain di Yogyakarta akan ada Sound For Orangutan (SFO) juga di Borneo. Tepatnya tanggal 26 September 2015 jam 16.00-22.00 Wita bertempat di Taman Van Der Pijl, Banajarbaru, Kalimantan Selatan. SFO Borneo ini merupakan upaya menggalang dukungan [...]

 

RANTAI PUN LEPAS DARI OWA, SAAT KITA PEDULI

12049582_1108102379200445_8944321722418393492_n
Elin Alvita adalah anggota Orangufriends Banjarbaru yang juga merupakan alumni COP School Batch #5. Berangkat dari keprihatinannya melihat rendahnya kesejahteraan tiga monyet ekor panjang, dua beruk, satu Owa Kalimantan dan satu bangau Tongtong di Taman Van Der Pijl Banjarbabaru, Elin berinisiatif melakukan perbaikan. Hal ini tidak mudah dilakukan. Akan tetapi berkat dukungan dari berbagai pihak, akhirnya Elin bersama Orangufriends Banjarbaru yang lain berhasil membantu satwa-satwa tersebut untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
Setelah selesai mengurus perijinan ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan Banjarbaru, Elin melakukan penggalangan dana dengan menjual kaos bergambar Owa Kalimantan dan menyelenggarakan konser music Fund for Park pada tanggal 26 September 2015. Dalam penggalangan dana ini, Elin banyak mendapatkan dukungan baik moral maupun material dari berbagai komunitas dan band-band yang mengisi acara ini. Komunitas bekerja suka rela membantu Elin adalah Morning Art Media Creative, Walhi Kalsel, Mapala Piranha, dan Butze Tako. Sementara itu, band yang memeriahkan acara Fund for Park di antaranya Soul Cry, Sunday High Club, Hello Kitty Berkumis, Jokes of Superboys, Dreamtree Reggae, Seven  Ways To Sunday dan Buddy Guy Project. Selain dari komunitas dan band, Elin juga mendapatkan bantuan material dari Rumah Makan Semua Senang, Oasis Adventurous Stuff, dan donator-donatur yang membeli kaos Owa. Dari donasi dan kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp 8.923.800,00 yang kemudian digunakan untuk memperbaiki kandang satwa di Taman Van der Pijl Banjarbaru.
Perbaikan kandang dilakukan dalam dua bulan, yaitu pada bulan Oktober dan Desember dengan target satwa yang dirantai di perut bisa dilepaskan dan satwa bisa lebih nyaman di dalam kandang. Selain memperbaiki kandang, papan informasi mengenai satwa juga ditambahkan untuk memperkaya informasi pengunjung mengenai satwa-satwa yang ada di Taman Van Der Pijl. Berkat inisiatif Elin tersebut, satwa-satwa di Taman Van Der Pijl dapat hidup lebih sejahtera. Keberhasilan Elin dalam menggerakkan Orangufriends Banjarbaru untuk memperbaiki kesejahteraan satwa-satwa tersebut tentunya tidak terlepas dari bantuan dari berbagai pihak yang telah disebutkan di atas. Oleh karena itu, Elin dan Orangufriends Banjarbaru mengucapkan terima kasih kepada semua pihak ikut peduli tersebut. (KIA)

SOUND FOR ORANGUTAN DI JOGJA TV

12046707_10156240031820094_4927518994135997437_n

Ini dia ketua Sound For Orangutan Yogya 2015, Shinta Permata. Ngak nyangka, di tangan-dinginnya membawa impian 13 (ketigabelas) orangutan di Pusat Rehabilitasi Orangutan COP Labanan terlaksana di Liquid Cafe, kota Gudeg ini. Ya tentu saja event musik amal yang tidak sekedar hingar bingar. Ini adalah event musik yang penuh dengan alasan kenapa kita harus datang. Karena seluruh keuntungan dari acara musik ini, akan dipergunakan untuk tiga belas orangutan yatim yang memimpikan hidup sebagai orangutan liar.

Pengisi acara SFO 2015 tak putus-putus nya menyuarakan perlindungan orangutan. Seperti band punk Miskin Porno dengan lagu Sawit Brengseknya, menghentak lantai Liquid Cafe pada 13 Oktober 2015 yang lalu. FSTVLST berulang kali mengajak penonton untuk melihat kenyataan yang dihadapi orangutan di alamnya. Broken Rose, Sri Plecit dan Down For Life semakin menghidupkan suasana acara musik amal yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Yogyakarta oleh orangufriends. Melalui penata cahaya yang membangun suasa Cafe dan ditutup band Seringai, membuat para pengunjung bersemangat meninggalkan Liquid Cafe untuk menyuarakan kembali fakta orangutan di Indonesia pada teman-temannya.

Senang atas kerjasamanya para media partner Geronimo FM, Kedaulatan Rakyat, RBTV, Jogja TV, Pamityang2an radio, dan Kanal Tigapuluh yang semakin meluaskan berita tentang Sound For Orangutan 2015 ini.

Terimakasih atas donasi dari Liquid Cafe, Beer Bintang, Lali Jungkatan, Lotek Bu Bagyo, TFT, Starcross dan Nimco. Serta 700 pengunjung yang membeli tiket SFO 2015, juga yang membeli lelang merchandise. Tentu saja kerja keras keluarga besar orangufriends Yogya yang tak kenal lelah, bahu membahu mensukseskan Sound For Orangutan 2015 ini menjadikan pengalaman luar biasa malam itu.

 

SFO YOGYA AJAK YANG MUDA PEDULI ORANGUTAN

12072539_10207494490977400_7135823918320352312_n

Sound for Orangutan 2015 Yogyakarta sudah berlalu. Dentum musik masih melekat di telinga. Kerja keras bersama orangufriends Yogyakarta selama tiga bulan terakhir membuahkan hasil. 700 tiket yang terjual malam itu, memenuhi kedua lantai Liquid Cafe, Sleman, Yogyakarta. Hari yang luar biasa, para pengisi acara membicarakan orangutan. Di sebuah cafe yang mungkin selama ini hanya melulu tentang musik.

SFO adalah acara musik amal untuk menggalang dana upaya perlindungan orangutan. 13 Oktober 2015 dengan tema Way Back Home, ketigabelas orangutan di Pusat Rehabilitasi Borneo, Labanan, Kalimantan Timur mengingatkan para pengunjung Liquid Cafe akan masa depan orangutan di sana. Saat ini tujuh orangutan muda belajar di sekolah hutan Labanan. Para animal keeper dengan disiplin mengajak orangutan memanjat pohon. Menakuti mereka dengan duri rotan, agar mereka lebih banyak beraktivitas di pohon. Ya, memanjat adalah pelajaran dasar orangutan muda itu.

Sebut saja Unyil, orangutan yang diselamatkan dari kandang di toilet rumah penduduk di Muara Wahau. Sehari-hari menghabiskan waktu dengan berjalan di lantai. Selebihnya dikurung di kotak kayu pada kamar mandi yang memeliharanya. Hampir tanpa masa depan untuk memanjat apalagi hidup bebas di hutan. APE Defender menyelamatkannya, merawatnya, mengajarinya menjadi orangutan lainnya. Unyil belajar memakan buah-buahan, sayuran dan serangga. Unyil melatih otot-otot tangannya untuk memanjat dan bergelantungan. Unyil mengamati orangutan lain yang berayun dari satu pohon ke pohon yang lain.

Melalui Sound For Orangutan, mengajak anak-anak muda menyisihkan uangnya untuk orangutan yatim ini. Memberikan kesempatan kedua untuk menjadi orangutan liar. Jika pada waktunya akan lepas liar di hutan. (YUN)

 

SOUND FOR ORANGUTAN 2015 YOGYAKARTA

11232123_10153686269488944_1318977741975004020_n

Sound for Orangutan (SFO) merupakan acara amal lewat musik untuk Orangutan. Acara ini dimulai dari tahun 2012 di Jakarta. Sepenuhnya acara ini digerakan oleh anggota COP yang tergabung dalam Orangufriends. Para relawan ini bekerja dari mulai mempersiapkan acara, mencari donatur/sponsor, menghubungi band yang bisa tampil secara sukarela dan tentunya memikirkan seluruh acara ini hingga awal hingga akhir. 3 tahun berturut-turut SFO berlangsung di Jakarta dan tahun 2015 ini Orangufriends Yogyakarta menyelengarakan pada tanggal 13 Oktober 2015 yang akan berlangsung di Liquid cafe Yogyakarta. Acara ini tidak hanya sebuah pertunjukan musik saja melainkan berisi mengenai edukasi, pemutaran film dan segudang informasi lainya mengenai Orangutan dan habitatnya. Acara ini sangat keren dan sayang terlewatkan, jadi jangan lupa 13 Oktober 2015 nanti kalian bisa datang diacara ini.

WAJIB BELAJAR #SFO JAKARTA

12049412_10156173832305094_1518638119274256924_n

Jakarta – 28 September 2015, Wajib Belajar adalah tema acara amal untuk anak sekolah jalanan. Acara yang sangat sederhana ini merupakan gagasan spontan tanpa persiapan yang panjang oleh teman Orangufriends Jo. Hanya dalam waktu beberapa jam sebelum acara dimulai, #Orangufriends Jo mengajak warga sekitar komplek daerah Kapuk, Jakarta untuk tidak membeli satwa liar.

Band The Kunyuk (monyet) semakin menghidupkan acara Wajib Belajar malam ini. Terimakasih teman #Orangufriends Jo menjadi bagian kampanye “Jangan Beli Satwa Liar. Tutup Pasar Burung!!!”

 

 

#SFO BANJARBARU, FUND FOR PARK

12043220_10153678412103944_400419952797773309_n

Indonesia patut berbangga. Anak-anak mudanya yang tergabung dalam Orangufriends yaitu kelompok pendukung Centre for Orangutan Protection, membuat acara musik bertujuan menghimpun bantuan dana untuk orangutan dan habitatnya. Sound for Orangutan, acara musik tahunan yang semula hanya diadakan di Jakarta sejak tahun 2011 lalu, kini menjalar ke kota Yogya dan Kalimantan Selatan tepatnya Banjarbaru.

Sound for Orangutan sering disingkat SFO, 26 September 2015 bertajuk “Fund for Park” dilaksanakan di Taman Van der Pijl, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Elin Alvita sebagai koordinator SFO Banjarbaru menyampaikan, “Pada Taman Van der Pijl terdapat beberapa satwa seperti monyet ekor panjang, beruk, owa dan bangau tongtong yang berada dalam kandang yang kurang sejahtera. Kami, Orangufriends berupaya untuk memperbaiki kandang tersebut dan memberikan kehidupan yang lebih baik untuk satwa di Taman Van der Pijl ini.”
Orangufriends bekerjasama dengan Morning Art untuk mewujudkan mimpi SFO di Kalimantan. Live music yang diisi oleh band Soul Cry, Buddy Guy Project, Sunday High Club, Joke of Superboys, Seven Ways to Sunday, Hello Kitty Berkumis dan DreamtreeReggae. Acara juga diselingi dengan movie screening mengenai pembabatan hutan, diskusi tentang COP dan penggalangan dana. Semua ini merupakan usaha Orangufriends untuk mengajak lebih banyak lagi yang peduli pada satwa. Save or Delete, you Decide!

300+100

11891234_10205011622755706_5353858530041562646_n-1320x564

Jarum jam sudah menunjukkan pukul 12 tengah malam. Camp APE Warrior di Yogya masih ramai. Para anggota Orangufriends masih sibuk mengemas 300 kaos untuk dikirimkan ke para pemesannya. Kaos yang diproduksi terbatas itu untuk mendanai pertunjukan musik tahunan Sound For Orangutan (SFO). Keuntungan dari konser musik tersebut akan digunakan untuk membangun Pusat Rehabilitasi Orangutan COP Borneo di Kalimantan Timur.

Capek dan ngantuk harus dilawan. Pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu, agar para langganan tidak kecewa. Agar mereka dengan senang membeli kaos yang ditawarkan di kemudian hari. Hasilnya untuk orangutan. Hasilnya untuk satwa liar.

Malam ini, nampaknya para anggota Orangufriends harus bekerja lebih keras. Ada 100 lagi kaos yang harus dikemas. Kali ini bukan untuk orangutan, tetapi untuk membebaskan satwa – satwa yang kini dirantai di Taman Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kandang yang salah desain di sana harus dimodifikasi, agar binatang – binatang di sana tidak perlu dirantai. Kandang mereka harus diperkaya fasilitasnya agar mereka bisa hidup lebih baik dan sejahtera. Semua butuh duit. Pada para penggemar kaos bergambar binatang kami berharap. Pada para anggota kami berharap.

Begitulah, selamat malam. Bagi para anggota Orangufriends yang kembali ke rumah masing – masing, tetap hati – hati dan waspada. Saya tahu kalian mengantuk, tapi tugas COD kaos dengan pembeli tetap harus diselesaikan.

SOUND FOR ORANGUTAN 2015 YOGYAKARTA

11873533_10153578298548944_3326773362314395584_n

Kemandirian dana Sound for Orangutan

Setiap tahun COP bersama relawan yang tergabung dalam Orangufriends menyelenggarakan acara Charity Music Concert bernama Sound For Orangutan (SFO). Acara musik tahunan ini dengan menyelipkan pesan-pesan perlindungan orangutan akan berlangsung di Yogjakarta pada tanggal 13 Oktober 2015 dan bulan November 2015 di Jakarta. Para anggota relawan COP yang tergabung dalam Orangufriends akan menjual kaos sebagai modal awal membuat acara ini dan keseluruh hasil keuntungan acara SFO sepenuhnya akan didonasikan untuk Orangutan.

Untuk pemesanan kaos special edition SFO silahkan menghubungi:

SMS / Whatsapp :085643383398 (Angga).

BBM : 539FA1EE

Instagram :COP_Merchandise

Dengan harga 120K kalian sudah berdonasi untuk orangutan.

SOUND FOR ORANGUTAN 2015 BANJARBARU

12002862_1104779436199406_2650123689830106261_n

Halo Borneo, tahun ini selain di Yogyakarta akan ada Sound For Orangutan (SFO) juga di Borneo. Tepatnya tanggal 26 September 2015 jam 16.00-22.00 Wita bertempat di Taman Van Der Pijl, Banajarbaru, Kalimantan Selatan. SFO Borneo ini merupakan upaya menggalang dukungan bantuan untuk satwa di Taman Van Der Pijl agar mendapatkan Hidup yang lebih baik.

Datang, donasi, berkumpul dan mendukung salah satu langkah yang bisa dilakukan membantu Satwa di sana.

 

SOUND FOR ORANGUTAN 2014!

POSTER-web-small

Dear Orangutan Lovers,

Finally, we will build an orangutan rehabilitation centre!

Centre for Orangutan Protection (COP) starts to build its centre this September! The centre that is located in Labanan, North Kalimantan, has 7.900 hectares of forest. Can you imagine our 14 orangutans that need to be rehabilitated will attend the forest school in a huge forest!

But this is not easy, we need a lot of money to do this. That’s why our volunteer, Orangufriends, will raise the money through Sound for Orangutan 2014 event. The event will be held on 18 October 2014, at the Rolling Stone Cafe, Kemang, Jakarta. The event will start from 4 pm – till end.

Who’s gonna perform this time? Say it: Payung Teduh, J-Flow, Oppie Andaresta, Monkey to Millionaire, Banda Neira, Miskin Porno, and Earia, with Melanie Subono as the MC. 

The Donation Entrance Fee is minimum IDR 100.000. 100% will go to help COP builds its centre! To donate, please contact: Ms. Caroline 081297954525 (SMS/Call/Whatsapp) or email to:donasi@sound4orangutan.com.

This event is supported by Suryomurcito & Co.Orangutan OutreachAnimals IndonesiaWildlife Undercover of IndonesiaJuragan GelangArena Madya Wisesa, with the media partner Mongabay IndonesiaTrax MagzCosmo GirlIndonesia Expat,CleoMustang Radio, and Dagelan.

Follow us on Twitter and Instagram. Visit our website at www.sound4orangutan.com. More information, email to info@sound4orangutan.com.

Be there and save orangutans!